Beranda »

Roman Kepagian

putihtua arsip :

putihtua status :

  • 11,282 hit

Masukkan email untuk mengetahui update melalui email.

Berawal dari mata, turun ke hati, naik ke otak, keluar dalam bentuk tulisan.

Yap, benar. Itu kronologi kejadiannya. Tapi kenapa diakhiri dengan tulisan ?, bukannya seharusnya dengan kalimat ?
Masa sih ? Harus ya ? Kalau tidak, kenapa ?

Kenapa mempermasalahkan keluarnya melalui apa? Bukankah yang paling penting adalah pembuktiannya ?
Sudahlah…, tidak usah banyak tanya.
Tidak semua manusia bisa mengutarakannya melalui kalimat perkataan, dan tidak semua orang juga dapat setia dengan perkataannya.

Tulang manusia bisa patah, cincin bisa menjadi pisau yang tajam, hanya karna amarah. Sebuah kata yang terucap bisa menenangkan jiwa.

Rutinitas matahari, bulan, bintang, tidaklah menjadi batasan. Hanya Sang pencipta yang akan mengakhirinya.

(EGS)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: